Bupati Sleman Tinjau Kebakaran Trans Home dan Sampaikan Duka untuk Keluarga Korban

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hebat swalayan material Trans Home di Jalan Solo, Kalitirto, Berbah, sekaligus bertakziah kepada keluarga dua karyawan yang gugur dalam insiden tersebut, Kamis (1/10/2026) malam.

Lentera Post– Bupati Sleman, Harda Kiswaya, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hebat bangunan Trans Home di Jalan Solo, Mangunan, Kalitirto, Kapanewon Berbah, pada Kamis (1/10/2026) malam.

Tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB, Bupati bersama jajaran pejabat daerah langsung memantau proses pendinginan area sekaligus memberikan dukungan moral kepada tim gabungan lintas sektor, mulai dari regu pemadam kebakaran, TNI-Polri, BPBD, Basarnas, hingga relawan yang tak kenal lelah bertugas sejak siang hari.

Musibah dahsyat yang melanda gedung tiga lantai dan satu ruang bawah tanah tersebut mulai berkobar sekitar pukul 13.00 WIB.

Besarnya eskalasi api memaksa pengerahan puluhan armada pemadam lintas daerah hingga unit water cannon milik Brimob Polda DIY dan Polresta Sleman.

Nahas, di tengah operasi pemadaman, tim gabungan mendapati dua karyawan perempuan terjebak dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area akses tangga lantai tiga.

Kedua korban tersebut teridentifikasi sebagai Wiken Novalia Davin (20) asal Kalasan dan Sulistyani (44) asal Prambanan.

Seusai memastikan penanganan area yang ditaksir menelan kerugian material hingga Rp50 miliar tersebut, Harda bergegas menuju RS Bhayangkara Polda DIY untuk menemui langsung keluarga korban, dan melanjutkannya dengan prosesi takziah ke rumah duka.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman dan pribadi, saya menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya. Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan,” ungkap Harda menyampaikan empati.

Hingga Kamis malam, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti amukan si jago merah tersebut.

Kehadiran Bupati Sleman di masa tanggap darurat ini menjadi wujud nyata pelukan pemerintah daerah terhadap keluarga korban, sekaligus apresiasi tertinggi atas dedikasi pertaruhan nyawa dari seluruh elemen petugas di lapangan. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Wasana)

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *