Lentera Post – Gegerung, Lingsar, Mahasiswa KKN PMD UNRAM menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan pakan ternak Urea Molasses Block (UMB) di Aula Kantor Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini ditujukan kepada peternak dan warga desa sebagai upaya meningkatkan produktivitas ternak melalui pakan alternatif yang murah dan mudah dibuat. Program tersebut dilaksanakan sebagai respons atas keterbatasan pakan hijauan saat musim kemarau serta mahalnya pakan konsentrat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD UNRAM memperkenalkan UMB, pakan berbentuk blok padat berbahan molases dan urea yang berfungsi sebagai sumber energi dan penambah nafsu makan ternak, khususnya sapi.
Muhammad Irham Algifari selaku Ketua KKN PMD UNRAM Desa Gegerung menyampaikan bahwa program ini dirancang agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh peternak. “Kami ingin menghadirkan pakan alternatif yang murah, praktis, dan bisa dibuat sendiri dari bahan yang mudah diperoleh, Penggunaan UMB dinilai mampu meningkatkan nafsu makan dan efisiensi pakan, serta cocok diterapkan pada skala peternakan rakyat karena biaya pembuatannya relatif terjangkau” ujarnya.

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan UMB melibatkan peternak dan masyarakat setempat, kegiatan berlangsung secara partisipatif, diawali dengan pemaparan materi tentang pentingnya pakan berkualitas dan keamanan UMB, lalu dilanjutkan praktik langsung pembuatan UMB yang didampingi mahasiswa KKN. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan, yang membekali peternak dengan keterampilan praktis untuk diterapkan secara mandiri. Kepala Desa Gegerung mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai inovasi UMB sangat dibutuhkan peternak. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Peternak jadi tahu ada pakan alternatif yang lebih hemat dan bisa dibuat sendiri,” ujarnya.
Pengenalan pakan ternak UMB diharapkan memberi dampak nyata bagi peternak Desa Gegerung, mulai dari meningkatnya nafsu makan ternak hingga efisiensi biaya pakan dan produktivitas usaha. Kemampuan peternak memproduksi pakan tambahan secara mandiri juga menjadi langkah penting menuju kemandirian peternakan berbasis potensi lokal. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peternak mengaku baru pertama kali mengenal UMB. “Selama ini kami hanya mengandalkan rumput. Ternyata ada pakan tambahan yang bahannya mudah dan tidak mahal. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan peran strategis mahasiswa KKN sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, mahasiswa KKN PMD UNRAM turut berkontribusi dalam mengidentifikasi permasalahan nyata di lapangan dan menawarkan solusi aplikatif yang sesuai dengan kondisi lokal. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Dukungan aparat desa serta keterbukaan masyarakat terhadap inovasi baru memperkuat proses transfer pengetahuan dan teknologi sederhana di bidang peternakan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pembuatan Urea Molasses Block (UMB) ini, mahasiswa KKN PMD UNRAM berharap agar inovasi pakan alternatif dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh peternak Desa Gegerung. Kedepannya kegiatan serupa diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi lokal lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal. Dengan pakan berkualitas, ternak sehat, dan produktivitas yang meningkat, peternak Desa Gegerung diharapkan mampu menghadapi tantangan usaha peternakan secara lebih mandiri dan berkelanjutan.












