Revolusi Keselamatan Lokal: KKN-PMD Unram Wujudkan Jalan Menuju Pasar Bebas Titik Buta dengan Inovasi Reflektor Sederhana

Lentera Post – Kuliah Kerja Nyata Pemberdaya Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram priode 2025/2026 menunjukkan komitmen nyata terhadap keselamatan warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, dengan melakukan pemasangan reflektor jalan di titik-titik buta pada 20 Januari 2026.

 Reflektor jalan tersebut dibuat dari pipa paralon berdiameter 3 inci yang dilapisi stiker reflektif berwarna kuning, sehingga memantulkan cahaya lampu kendaraan secara maksimal di malam hari dan meningkatkan visibilitas pengendara menuju Pasar Tanjung.

Sebanyak 12 reflektor berhasil dipasang oleh tim KKN-PMD Unram di titik strategis sekitar jalan akses pasar, termasuk area minim penerangan, dan dekat kali. Pemasangan dilakukan secara gotong royong dengan membersihkan area, pengecoran fondasi menggunakan campuran semen dan agregat (pasir-kerikil) keriagar kokoh dan tahan lama.

 Ketua kelompok KKN-PMD Unram menjelaskan bahwa program ini lahir dari observasi lapangan yang mengidentifikasi risiko kecelakaan tinggi di rute malam hari menuju pasar ramai tersebut. “Jalan menuju Pasar Tanjung sering gelap dan rawan tabrakan, terutama bagi pengendara motor angkut barang. Kami memilih solusi reflektor sederhana dari bahan lokal murah untuk langsung berdampak pada keselamatan masyarakat,” ungkapnya.

 Warga Kelurahan Tanjung menyambut baik inisiatif ini dengan antusias. “Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN-PMD Unram atas dedikasinya. Pemasangan reflektor ini sangat membantu keselamatan pedagang dan pengunjung Pasar Tanjung yang sering melintas malam hari, semoga menjadi contoh gotong royong untuk perawatan infrastruktur jalan desa ke depan,” ujar Ketua RT setempat.

 Melalui program ini, KKN-PMD Unram tidak hanya mengurangi potensi kecelakaan di titik buta jalan menuju pasar, tetapi juga memperkuat tema “Desa Berdaya” dengan mengintegrasikan ilmu teknik sipil dalam pemberdayaan infrastruktur lokal yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *