Pesan Penting Bupati Lumajang untuk Ormas: Harmoni Jangan Sampai Retak

Bupati Lumajang
Kominfo Lumajang/Ardi

LenteraPost – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak organisasi kemasyarakatan Madura Asli (MADAS) menjadi pelopor persatuan, ketertiban, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bupati Lumajang menegaskan pentingnya harmoni ormas Lumajang dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman. Organisasi masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kerukunan dan stabilitas sosial..

Hal itu disampaikan Indah saat menghadiri pelantikan pengurus MADAS DPC Lumajang periode 2026–2028 di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (24/5/2026).

Menurut dia, keberagaman masyarakat dapat menjadi kekuatan pembangunan apabila didukung semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

“Keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti MADAS memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Lumajang,” ujar Indah.

Ia mengatakan, organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga memiliki fungsi sosial strategis dalam membangun hubungan antarmasyarakat dan memperkuat nilai kebersamaan.

Karena itu, semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus diperkuat agar keberagaman masyarakat menjadi modal sosial untuk mendukung pembangunan daerah.

Indah juga mendorong organisasi masyarakat menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta penguatan kepedulian terhadap generasi muda.

“Saya mengajak seluruh jajaran MADAS untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” katanya.

Ia menegaskan, organisasi kemasyarakatan diharapkan menjadi pelopor yang memperkuat persatuan, bukan menimbulkan sekat atau perpecahan di tengah masyarakat.

“Mari kita tunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan hadir bukan untuk menciptakan perpecahan, melainkan menjadi pelopor persatuan, ketertiban, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui penguatan peran organisasi masyarakat, keberagaman diharapkan tumbuh menjadi kekuatan sosial yang mempererat kebersamaan, memperkuat harmoni, dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

(MC Kab. Lumajang/Ad/An-m)

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *