PLN UID Sumut Perkuat Akses Energi Lewat Program Listrik Desa

Warga desa bersama rombongan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan PLN bersuafoto di salah satu rumah warga Dusun II Derek, Desa Durin Serugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, yang akan menikmati listrik. (ANTARA/HO-PLN UID Sumatra Utara)
LenteraPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara, memulai  pekerjaan program listrik desa di Desa Durin Serugun, Dusun II Derek, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Langkah itu sebagai upaya memperluas akses energi sekaligus memacu peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di wilayah pelosok.
General Manager PLN UID Sumatra Utara Mundhakir menyatakan, pembangunan infrastruktur listrik di pedesaan bukan sekadar persoalan teknis jaringan, melainkan fondasi bagi kemajuan sosial dan produktivitas warga.
Menurutnya, kehadiran listrik akan memberikan dampak domino terhadap sektor pendidikan dan usaha mikro di desa tersebut. “Ketika listrik hadir di desa, bukan hanya terang di rumah-rumah warga, tetapi juga pada harapan, produktivitas, kualitas pendidikan anak-anak, serta peluang ekonomi masyarakat,” ujar Mundhakir dalam keterangan resmi, Minggu (12/4).
Mundhakir mengatakan, pemerataan akses listrik merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang inklusif.
Program itu juga selaras dengan transformasi PLN dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Pihaknya mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang memastikan program listrik desa berjalan tanpa hambatan berarti. “Kami ingin memastikan masyarakat di desa-desa turut menjadi bagian dari kemajuan, merasakan manfaat energi yang andal, dan memiliki kesempatan yang sama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Durin Serugun, Ngamanken Ginting, menyambut positif realisasi program ini. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran aliran listrik telah membawa perubahan signifikan bagi aktivitas harian warga, terutama dalam aspek pendidikan. “Dengan adanya listrik, masyarakat sangat terbantu. Anak-anak kini bisa belajar pada malam hari dengan lebih nyaman, dan aktivitas di rumah juga menjadi lebih mudah karena penerangan sudah jauh lebih baik,” kata Ngamanken.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *