Lentera Post — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, memastikan pemerintah terus memantau pemulihan akses komunikasi di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Proses pemulihan dilakukan melalui koordinasi ketat dengan operator seluler serta penguatan dukungan konektivitas satelit.
“Ini rilis update, kita akan terus memantau pemulihan dari operator seluler,” ujar Meutya Hafid di Jakarta, pada Sabtu (29/11/2025).
Menkomdigi juga menyampaikan bahwa kementerian berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, termasuk Starlink, PSN, dan satelit pemerintah SATRIA-1 untuk memperkuat downlink di titik-titik terdampak.
“Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” katanya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mencatat perkembangan pemulihan komektivitas di lokasi bencana dengan rincian sebagai berikut:
1. Mobilisasi Genset
Sebanyak 19 unit genset dimobilisasi dan diterima petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu pagi pukul 06.30 WIB. Dari jumlah tersebut, delapan unit sudah tiba di Aceh dan dua unit telah sampai di Sibolga. Sementara itu, sisa genset belum dapat terangkat oleh pesawat Hercules karena kapasitas penuh.
2. Distribusi User Terminal SATRIA-1
Sebanyak 19 set perangkat user terminal SATRIA-1 telah dipersiapkan dan tersebar di tiga provinsi terdampak:
-
Aceh sebanyak tujuh set (siap sejak 28 November)
-
Sumatra Utara sebanyak enam set (siap sejak 28 November)
-
Sumatra Barat sebanyak enam set (siap sejak 28 November)
Saat ini, perangkat tersebut sedang dikirim menuju titik posko sesuai permintaan Badan Nasional Peanggulangan Bencana (BNPB).
3. Donasi Perangkat Starlink
Kemkomdigi juga telah menandatangani dan menyampaikan kesepakatan donasi atau agreement donation kepada Starlink Indonesia untuk penyediaan 32 unit perangkat, terdiri dari 20 unit untuk Aceh dan 12 unit untuk Sumatra Utara.
Approval donasi diterbitkan Jumat (29/11) pukul 13.00 WIB. Targetnya, sebanyak 32 unit perangkat Starlink tiba di Bandara Halim pada Minggu pukul 08.00 WIB untuk kemudian dikirimkan ke Aceh dan Sumatra Utara serta diserahterimakan langsung kepada Kepala Balai Monitoring Spekturn Frekuensi Radio (Balmon SFR) setempat.
Melalui berbagai langkah percepatan ini, pemerintah berharap pemulihan akses komunikasi di daerah terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan mendukung kebutuhan penanganan darurat bencana.












