PCNU Muba Bersilaturahmi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Jaga Kondusivitas Daerah

Lentera Post – SEKAYU, Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., di ruang kerja Kapolres Muba, Kamis (5/11/2026).

Silaturahim yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung sangat akrab. Di tengah diskusi yang mengalir santai, rintik hujan yang mengguyur bumi Serasan Sekate seolah menambah kesejukan dan kehangatan kebersamaan antara ulama dan umara di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hadir langsung dari jajaran PCNU Muba, yakni Ketua PCNU Muba KH. Muhammad Jazuli, S.I.Kom., didampingi Ky. Mualim (Wakil Ketua), Mukholid Latief, S.H.I. (Sekretaris), Nur Khozin (Bendahara), dan Imam Irfa’i, S.Kom.I. (Wakil Sekretaris). Sementara Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Muba, AKP Raja Asido Siregar, S.Tr.K., S.I.K.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat bersilaturahmi secara khusus ke kediaman maupun kantor PCNU lantaran padatnya agenda dan dinamika tugas kepolisian di Muba. “Pak Kiyai, mohon maaf baru bisa bersua. Kita bisa lihat bersama betapa padatnya kegiatan dan tugas pelayanan masyarakat belakangan ini,” ungkap Kapolres.

Di sela perbincangan, AKBP Adik Listiyono juga berbagi kisah perjalanan kariernya di kepolisian, mulai dari pengabdiannya sebagai Wakapolres Musi Rawas Utara (Muratara), Kapolres OKU Timur, hingga kini memegang amanah sebagai Kapolres Musi Banyuasin. Suasana makin mencair ketika beliau menceritakan kisah pribadinya bersama sang istri yang ternyata sama-sama berasal dari Tegal, Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua PCNU Muba, KH. Muhammad Jazuli, S.I.Kom., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penyambutan hangat dari Kapolres beserta jajaran. Kiai Jazuli menceritakan bagaimana sinergitas dan kebersamaan antara PCNU Muba dan Polres Muba telah terjalin erat sejak masa pimpinan Kapolres-Kapolres terdahulu.

“Alhamdulillah, dalam setiap kegiatan pengajian rutin baik di tingkat cabang (PCNU), Muslimat, Fatayat, Ansor, hingga kepengurusan MWC NU di kecamatan-kecamatan seperti Lalan, Sanga Desa, Babat Toman, Tungkal Jaya, Bayung Lencir (Lilin), Keluang, dan kecamatan lainnya, pihak kepolisian selalu hadir mendampingi dan menjaga kondusivitas,” tutur Kiai Jazuli.

Tak hanya itu, Kiai Jazuli juga mengilas balik sejarah lahirnya Gedung PCNU Muba di Sekayu. Beliau menceritakan bahwa di masa kepemimpinan Bupati H. Dodi Reza Alex Noerdin, PCNU Muba mendapatkan hibah lahan seluas 1 hektar. Lahan hibah tersebut kemudian dilaporkan dan dimohonkan restu langsung oleh KH. Muhammad Jazuli kepada Ketua Umum PBNU kala itu, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., hingga akhirnya mengantongi restu dan kini berdiri kokoh sebagai pusat kegiatan NU di Muba.

Di akhir perbincangan, KH. Muhammad Jazuli menyampaikan sebuah gagasan besar dan cita-cita PCNU Muba ke depan. Beliau berharap kelak di Kabupaten Musi Banyuasin dapat berdiri Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Muba untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlaqul karimah.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara PCNU Muba dan Polres Musi Banyuasin untuk terus menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kerukunan umat beragama di tanah Serasan Sekate. IM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *