Lentera Post – Harga RAM DDR5 mulai turun setelah beberapa bulan melonjak tajam. Sejumlah pihak mengaitkan penurunan ini dengan TurboQuant, teknologi kompresi memori yang dikembangkan Google. Meski begitu, harga RAM DDR5 masih jauh di atas level normal.
Apa Itu TurboQuant dari Google?
Google Research memperkenalkan TurboQuant pada 24 Maret. Algoritma ini memampatkan cache key-value pada model AI tanpa menurunkan presisi model. Teknologi tersebut membantu model AI menggunakan memori secara lebih efisien.
Sejumlah media melaporkan bahwa TurboQuant dapat mengurangi kebutuhan memori cache hingga enam kali lipat pada model bahasa besar atau large language model (LLM).
Namun, penghematan tersebut berlaku pada cache model AI, bukan pada RAM komputer secara umum.
Harga RAM DDR5 Turun di Sejumlah Pasar
Di pasar ritel global, harga kit Corsair DDR5 32 GB 6400 MHz turun dari sekitar US$490 menjadi US$379,99. Harga modul DDR5-5200 berkapasitas 16 GB juga turun dari US$260 menjadi US$219,99.
Di China, harga modul DDR5 SO-DIMM 16 GB turun dari kisaran Rp4,5 juta menjadi sekitar Rp2,8 juta. Sementara itu, pasar Jerman mencatat penurunan harga DDR5 sekitar 7 persen pada Maret.
Penurunan di sejumlah pasar ini memunculkan harapan bagi konsumen yang ingin membeli RAM dengan harga lebih terjangkau.
Mengapa Harga RAM DDR5 Mulai Turun?
Pelaku industri khawatir permintaan RAM dari pusat data akan melemah. Kekhawatiran tersebut mendorong sebagian penimbun memori melepas stok mereka ke pasar.
Namun, media RRI juga mencatat kemungkinan lain. Penjual mungkin menurunkan harga untuk menghabiskan stok lama, bukan semata-mata karena kehadiran TurboQuant.
Hingga kini, belum ada bukti kuat yang memastikan hubungan langsung antara teknologi Google dan penurunan harga RAM DDR5.
Harga RAM DDR5 Masih Jauh dari Normal
Pada April 2026, harga memori masih empat hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan sebelum lonjakan permintaan akibat AI.
Survei Tom’s Hardware yang dikutip Tecnoblog menunjukkan kenaikan harga RAM di Amerika Serikat sekitar 500 persen sepanjang 2025–2026.
Laporan industri juga menyebut produsen telah menjual seluruh kapasitas produksi RAM untuk 2027. Sejumlah pihak memperkirakan harga memori baru akan stabil pada 2028.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penurunan harga saat ini belum tentu menandai berakhirnya lonjakan harga RAM.
Dampak Penurunan Harga RAM bagi Konsumen
Bagi konsumen, penurunan harga RAM DDR5 menjadi kabar positif. Namun, konsumen sebaiknya tidak langsung berharap harga akan terus turun dalam waktu dekat.
Harga RAM juga bukan satu-satunya faktor yang menentukan harga laptop atau PC rakitan. Biaya komponen lain, produksi, dan distribusi turut memengaruhi harga perangkat di pasaran.
Karena itu, konsumen perlu memantau perkembangan harga sebelum memutuskan membeli RAM, laptop, atau PC rakitan.












