LenteraPost – Pagi itu, suara cangkul yang beradu dengan tanah dan gemericik air dari muara sungai menjadi penanda dimulainya gotong royong di Gampong Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Tanpa sekat, personel TNI dan masyarakat setempat turun langsung membersihkan parit dan aliran sungai demi menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari ancaman banjir.
Dengan mengenakan pakaian lapangan, personel Kodim 0107/Aceh Selatan bersama warga bahu-membahu mengangkat sampah, membersihkan sedimentasi, serta menyingkirkan berbagai material yang menghambat aliran air. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat.
Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan memperlancar aliran air, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Faisal, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk ditinggali.
Semangat kebersamaan juga dirasakan oleh warga Gampong Lhok Bengkuang Timur. Kepala Desa setempat, Wirli, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada Kodim 0107/Aceh Selatan yang aktif membantu masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga,” katanya.
Bagi masyarakat pesisir seperti di Tapaktuan, saluran air yang bersih memiliki arti penting. Selain mendukung kesehatan lingkungan, parit dan muara sungai yang bebas dari sampah dapat mengurangi risiko genangan air dan banjir saat curah hujan meningkat.
Karena itu, Pemerintah Gampong Lhok Bengkuang Timur terus mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke parit dan sungai. Kesadaran menjaga lingkungan dinilai sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan bersama. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujar Wirli.
Gotong royong yang dilakukan TNI dan warga di Tapaktuan menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang merawat kebersamaan. Dari parit-parit yang kembali bersih, tumbuh harapan akan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi generasi mendatang.












