Khofifah Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jatim, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Pembangunan

Lentera Post – SURABAYA, 14 OKTOBER 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Polda Jatim terus terjaga dan semakin kuat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah usai menghadiri acara kenal pamit Kapolda Jawa Timur di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (13/10). Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas pengabdian Irjen Pol. Nanang Avianto sekaligus menyambut Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jatim yang baru.

Menurut Khofifah, kolaborasi pemerintah daerah dan kepolisian memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi landasan agar aktivitas masyarakat berjalan dengan baik dan pembangunan daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Ia mengapresiasi kolaborasi yang terbangun bersama Irjen Pol. Nanang Avianto selama menjabat sebagai Kapolda Jatim sejak Maret 2025. Gubernur Khofifah menyebut Nanang memiliki kedekatan tersendiri dengan Jawa Timur karena merupakan putra daerah kelahiran Malang.

“Beliau lahir di Malang, jadi sebenarnya beliau adalah putra terbaik daerah. Memang sebelumnya menjadi Kapolda di provinsi-provinsi lain, tapi ternyata tahun lalu kembali ke rumah di Jawa Timur. Dan Alhamdulillah, walaupun hanya setahun tujuh bulan membersamai kami di Pemprov Jatim, kolaborasi yang tercipta ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Gubernur Khofifah juga menilai kepemimpinan Beliau berperan dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur, termasuk ketika terjadi kerusuhan di sejumlah daerah di Indonesia pada Agustus 2025. Saat itu, Jawa Timur juga menghadapi dinamika keamanan yang membutuhkan koordinasi dan penanganan cepat.

“Saat itu beliau belum lama menjabat jadi Kapolda Jatim. Tapi Alhamdulillah, di bawah komandonya, kerusuhan di Jawa Timur tidak berlarut-larut dan kondisi relatif cepat kondusif,” terangnya.

Atas pengabdian tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih sekaligus doa agar Pak Irjen Nanang dapat melanjutkan pengabdian dan meraih prestasi di tempat tugas yang baru.

“Kami tentu merasa kehilangan karena ternyata pertemuan kita sudah di penghujung. Tapi saya mewakili rakyat Jawa Timur senantiasa berdoa agar Pak Irjen Nanang bisa mencapai lebih banyak prestasi di tempat baru. Terima kasih untuk semua pengabdiannya, dan selamat jalan,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah menyampaikan selamat datang kepada Kapolda Jatim yang baru, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono. Ia berharap kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Polda Jatim dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan. Ia menyebut Pak Dekananto juga memiliki ikatan dengan Jawa Timur karena lahir di Bojonegoro dan pernah bertugas di wilayah tersebut.

“Selamat datang kembali di Jawa Timur, Pak Irjen. Beliau ini adalah putra Jawa Timur yang lahir di Bojonegoro dan pernah bertugas di Jawa Timur. Lalu beliau bertugas di berbagai daerah sebelum akhirnya pulang ke rumah. InsyaAllah, ke depan kita akan berjuang bersama-sama untuk membangun dan memajukan Jawa Timur,” ungkap Khofifah.

Khofifah menambahkan, sinergi pemerintah daerah dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan tersebut diperlukan agar aktivitas masyarakat berjalan baik dan pembangunan daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol. Nanang Avianto menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Khofifah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh masyarakat Jawa Timur selama dirinya bertugas sebagai Kapolda Jatim.

Ia mengatakan, penugasan di Jawa Timur merupakan amanah sekaligus kebanggaan, terlebih dirinya merupakan putra daerah yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga keamanan dan kemajuan tanah kelahirannya.

“Seperti yang disampaikan Pak Dekananto, kami sebagai warga yang lahir di Jawa Timur, harus bisa menjaga Jawa Timur. Kita punya tanggungjawab moral luar biasa untuk daerah. Terima kasih. Maaf untuk semua hal yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” katanya.

Jenderal dengan dua bintang emas ini juga berpesan kepada seluruh jajaran Polda Jatim agar memberikan dukungan penuh kepada Kapolda yang baru. Menurutnya, komitmen dan keikhlasan menjadi kunci dalam menjalankan amanah serta menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Saya bangga pernah bergabung dengan rekan-rekan, tapi saudara-saudara saya bukan apa-apa. Saya berpesan untuk bisa memberikan yang terbaik, dukung Pak Kapolda baru sepenuh hati, dan penuh keikhlasan. Kata kuncinya itu. Tidak ada yang berat kalau sepenuh hati,” pesannya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menyampaikan rasa syukur atas sambutan dari jajaran Forkopimda dan masyarakat Jawa Timur. Ia berharap dapat melanjutkan kepemimpinan Nanang sekaligus mempertahankan sinergi yang telah terbangun selama ini.

Irjen Dekananto juga mengapresiasi capaian Polda Jatim di bawah kepemimpinan pendahulunya, terutama dalam mendorong inovasi, prestasi, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Mudah-mudahan saya bisa dapat melanjutkan kepemimpinan beliau sebelumnya untuk menjaga sinergitas, serta membawa keamanan, ketertiban, kemakmuran, dan kesejahteraan yang lebih maju bagi masyarakat Jawa Timur. Karena beliau berhasil membawa Polda Jawa Timur menjadi salah satu polda yang paling berinovasi, berprestasi, serta menjaga penegakan hukum, keamanan, dan ketertiban masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Sebagai informasi, Irjen Pol. Nanang dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri sejak awal Oktober 2026. Ini menjadi langkah karirnya setelah sebelumnya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah, Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolda Jatim.

Sementara, bagi Irjen Pol. Dekananto, Jawa Timur akan menjadi provinsi pertamanya sebagai seorang Kapolda. Sebelumnya, ia pernah menjalani tugas sebagai Kapolsek Kampar, Kapolsek Tampan Polresta Pekanbaru, dan Kapolres Tabanan Polda Bali.

Saat menjabat Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim pada 2022–2024, ia berkontribusi atas pencegahan konflik antarkelompok perguruan pencak silat di Jawa Timur melalui penertiban ratusan tugu perguruan pencak silat. Sebelum menjadi Kapolda Jatim, dirinya telah lebih dulu menjadi Wakapolda Metro Jaya, DKI Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *