Lentera Post – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada Selasa, 28 April 2026, menyusul insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang berdampak pada gangguan operasional di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta, khususnya di sekitar Stasiun Bekasi Timur.
Seiring kebijakan tersebut, KAI juga memberikan kompensasi berupa pengembalian biaya (refund) tiket hingga 100 persen di luar biaya pesan bagi pelanggan yang terdampak, khususnya untuk jadwal keberangkatan 27–28 April 2026.
KAI menegaskan, kebijakan ini diperuntukkan bagi penumpang yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan atau penundaan kereta api. “Pengembalian dana dilakukan secara tunai apabila pembatalan dilakukan di loket stasiun online, atau melalui transfer bank jika diajukan lewat layanan Call Center 121,” tulis KAI dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2026).
Pelanggan dapat mengajukan pembatalan melalui loket stasiun online maupun layanan Call Center 121 yang dapat diakses melalui telepon, ponsel, hingga fitur bantuan pada aplikasi Access by KAI. Adapun batas waktu pengajuan pembatalan adalah maksimal 7×24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Untuk mempercepat proses refund, pelanggan diminta menyiapkan data pendukung berupa kode pemesanan tiket, nama penumpang, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, nomor telepon, dan alamat e-mail.
Sementara itu, KAI merinci daftar perjalanan kereta api yang dibatalkan pada 28 April 2026, yaitu: KA Gunungjati (117B) rute Cirebon–Gambir, KA Purwojaya (56F–53F & 58F–59F) rute Cilacap–Gambir dan Gambir–Cilacap, KA Madiun Jaya (143B) rute Madiun–Pasarsenen, KA Argo Sindoro (17) rute Semarang Tawang–Gambir, KA Mataram (75B) rute Solo Balapan–Pasarsenen, KA Gumarang (163) rute Surabaya Pasarturi–Pasarsenen, KA Singasari (149) rute Blitar–Pasarsenen, KA Jayabaya (94–91) rute Malang–Pasarsenen, KA Manahan (61B) rute Solo Balapan–Gambir, KA Progo (257) rute Lempuyangan–Pasarsenen, KA Argo Anjasmoro (29F) rute Surabaya Pasarturi–Gambir, dan KA Menoreh (175) rute Semarang Tawang–Pasarsenen.
Pembatalan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api pascakejadian. KAI mengimbau pelanggan yang terdampak untuk segera melakukan penyesuaian rencana perjalanan serta menghubungi layanan pelanggan KAI121 untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Informasi terkini juga dapat diakses melalui kanal resmi KAI.












