Lentera Post – Bekasi – Universitas Kristen Indonesia (UKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pada 22 Juli 2026, UKI menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Edukasi dan Pelatihan Keamanan Akun Digital sebagai Upaya Pencegahan Kejahatan Siber pada Siswa SMK 13 Yadika”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan remaja yang diikuti dengan berbagai ancaman di dunia maya. Fenomena seperti cyberbullying (perundungan daring), penyebaran hoaks, pencurian data pribadi, hingga penyebaran foto dan video tanpa izin menjadi tantangan serius yang dapat berdampak pada kesehatan mental, keamanan, dan kehidupan sosial siswa.

Perundungan daring merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang melalui media digital, baik dalam bentuk verbal, psikologis, maupun sosial, dengan tujuan menyakiti, mengintimidasi, atau merendahkan orang lain. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa literasi keamanan digital di kalangan pelajar masih perlu diperkuat agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan PKM ini, tim dosen UKI memberikan edukasi yang dikemas secara praktis, interaktif, dan berbasis studi kasus sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dalam menghadapi berbagai ancaman siber yang mungkin mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Tim PKM Universitas Kristen Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas: Dr. dr. Dameria Sinaga, M.Pd, Dr. Ir. Edison Siregar, M.M., CHRM, Risma Uly Manalu, S.Kom., M.MSI, Dr. Melda Rumia Rosmery, M.Pd., Kons.
Kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa UKI sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Joshua Dwi Hartono, Dian Kristin N. Manullang, Bania Bastanta Tarigan, Ruth Abigail
Dalam pelaksanaannya, tim PKM menekankan pentingnya kesadaran siswa terhadap perlindungan akun digital melalui penggunaan kata sandi yang kuat, penerapan verifikasi dua langkah (two-factor authentication), pengaturan privasi media sosial, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan pencurian data pribadi di internet.

Secara khusus, kegiatan PKM ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai risiko kejahatan siber, termasuk cyberbullying, penipuan digital, dan penyalahgunaan data pribadi.
- Meningkatkan keterampilan siswa dalam mengamankan akun digital melalui penerapan praktik keamanan yang tepat, seperti penggunaan kata sandi yang kuat, verifikasi dua langkah, dan pengelolaan privasi akun.
- Menumbuhkan sikap bijak, bertanggung jawab, dan beretika dalam menggunakan media digital sehingga siswa mampu menjadi warga digital (digital citizen) yang cerdas dan aman.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa SMK 13 Yadika menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi, menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman terkait penggunaan media sosial, serta berpartisipasi dalam simulasi pengamanan akun digital. Interaksi yang terbangun menciptakan suasana belajar yang komunikatif dan menyenangkan sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah. Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Kristen Indonesia berharap siswa tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam melindungi akun digital, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menggunakan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang memiliki literasi digital tinggi serta mampu menghadapi berbagai tantangan di era transformasi digital.










