Harga BBM dan Avtur di Indonesia Diklaim Lebih Terjangkau daripada Negara Sekitar

Mobil tangki Pertamina bersiap mendistribusikan BBM setelah mengisi di Depo Pertamina. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga)

Lentera Post – Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Joko Pranoto, menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan avtur di Indonesia sangat kompetitif serta tercatat lebih murah apabila dibandingkan dengan berbagai negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Pernyataan tersebut disampaikan Joko, melalui keterangan resmi, saat menjadi narasumber dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta pada Senin (5/10/2026).

Menurut Joko, untuk jenis bensin RON 92 (setara Pertamax) dan RON 95 serta bahan bakar penerbangan (avtur), Indonesia menempati posisi dengan harga paling terjangkau di kawasan regional.

“Kalau perbandingannya memang secara keseluruhan relatif kita masih lebih murah daripada negara sekitar. Jadi, kalau kami bandingkan harga BBM dan avtur kita dengan negara-negara sekitar, sebenarnya secara keseluruhan, kita masih sangat kompetitif dibandingkan negara-negara yang lain,” ujar Joko.

Joko memaparkan, berdasarkan data paparan Pertamina Patra Niaga, harga bensin RON 92 di Indonesia tercatat sebesar Rp15.950 per liter, jauh di bawah Singapura (Rp48.514 per liter), Thailand (Rp21.213 per liter), maupun Filipina (Rp25.014 per liter). Hal serupa berlaku pada bensin RON 95 di Indonesia yang dijual Rp19.150 per liter, lebih rendah dibandingkan Malaysia (Rp19.822 per liter), Thailand (Rp21.412 per liter), Filipina (Rp25.288 per liter), hingga Singapura (Rp48.795 per liter).

Untuk komoditas avtur, Indonesia menduduki posisi termurah di Asia Tenggara dengan harga Rp20.190 per liter, disusul Vietnam (Rp20.619 per liter), Thailand (Rp33.377 per liter), Singapura (Rp44.202 per liter), dan Malaysia (Rp46.006 per liter).

Adapun untuk bahan bakar jenis Diesel, Indonesia berada di urutan ketiga termurah di kawasan dengan harga Rp25.200 per liter, di bawah Vietnam (Rp21.038 per liter) dan Malaysia (Rp23.988 per liter).

Sumber :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *