Semarak Dies Natalis ke-64, Universitas Udayana Dampingi Penataan Pura Segara Wukir di Yogyakarta

Lentera Post – Gunungkidul, Yogyakarta – Dalam semangat memperingati Dies Natalis ke-64, Universitas Udayana kembali menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian bertajuk “Pendampingan dan Monitoring Pelaksanaan Teknis Penataan Pura Sgoro Wukir” di kawasan Pantai Ngobaran, Gunungkidul, Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 24–28 Oktober 2026 ini melibatkan 20 peserta dengan fokus pada penataan kawasan tempat suci yang aman, nyaman, dan berkelanjutan tanpa mengesampingkan nilai spiritual serta kearifan lokal.

Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sutarja, M.S., IPU., ASEAN Eng. dari Fakultas Teknik, bersama tim akademisi lintas disiplin Universitas Udayana. Program ini merupakan lanjutan dari pendampingan sebelumnya yang telah menghasilkan perencanaan teknis penataan pura, meliputi pembangunan pelinggih, penyengker, candi bentar, wantilan, dan infrastruktur pendukung lainnya. Melalui monitoring langsung, tim Universitas Udayana berupaya memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan perencanaan, memperhatikan keselamatan konstruksi, serta menjaga keselarasan antara fungsi keagamaan, kelestarian lingkungan, dan potensi wisata religi.

Mengintegrasikan filosofi Tri Hita Karana dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari tokoh keagamaan setempat, salah satunya Jro Gede Purwanto, selaku pinandita. Keberlanjutan pendampingan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pengempon pura, dan masyarakat dalam menjaga kesucian serta kelestarian Pura Segara Wukir sebagai warisan spiritual dan budaya. Ia juga mengatakan bahwa “Ke depan, pendampingan dari Universitas Udayana diharapkan dapat terus berlanjut melalui komunikasi dan kerja sama dengan pengempon pura serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut penting agar penataan kawasan pura dapat memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan kenyamanan umat dalam bersembahyang, serta menjaga kelestarian Pura Segara Wukir sebagai warisan spiritual dan budaya”, ujarnya.

Lebih dari sekadar pendampingan teknis, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian Universitas Udayana yang menjangkau masyarakat di luar Bali. Momentum Dies Natalis ke-64 sekaligus menjadi refleksi perjalanan enam dekade Universitas Udayana dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Prof. I Nyoman Sutarja, selaku ketua tim pengabdian, menekankan bahwa pendampingan teknis merupakan bagian penting dalam menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, khususnya di kawasan tempat suci yang memiliki karakteristik geografis dan sosial budaya yang khas. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan pengempon pura dalam proses penataan, sehingga pengembangan kawasan dapat dilaksanakan secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan. Ia juga melaporkan melalui pengabdian yang telah dijalankan tadi sudah ada rencana keberlanjutan yang akan dilaksanakan yaitu pembuatan design master plan joglo yang merupakan ide pengabdian kepada Masyarakat pada tahun berikutnya yang merupakan komitmen tim pengabdian dari Universitas Udayana untuk dapat berdampak pada budaya yang tidak hanya berfokus di Bali namun juga Nusantara.

Dengan demikian, hasil pengabdian tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung kemampuan masyarakat untuk mengelola dan memelihara infrastruktur pura secara mandiri. Sejalan dengan transformasi Universitas Udayana menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian institusi, memperluas kolaborasi lintas daerah, dan meningkatkan dampak pengabdian kepada masyarakat. Universitas Udayana diharapkan terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam pelestarian budaya serta pembangunan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *