KPM Kelompok 2 UNIPDU Perkuat Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Pekan Kedua dan Ketiga

Lentera Post – Jombang, 15 Juli 2026 KPM UNIPDU – Kelompok 2 — Memasuki pekan kedua dan ketiga, Kelompok 2 Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum ,(UNIPDU) Jombang semakin mengintensifkan program pengabdian di Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso. Setelah pekan pertama diisi dengan pembekalan dan pengenalan lingkungan masyarakat, mahasiswa mulai memperluas sasaran program ke berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, pemberdayaan pemuda, hingga pengembangan UMKM.

Di bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas secara atraktif dan interaktif. Salah satunya adalah edukasi antiperundungan (antibullying) di SDN Daditunggal yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Selain itu, anak-anak TK diajak belajar sambil bermain melalui kegiatan Mamamia Color Fun. Kreativitas mereka juga dikembangkan melalui pawai payung hias yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari para peserta.

Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah kehadiran Kak Zaki, pendongeng asal Jombang, yang tampil di hadapan anak-anak TK pada Rabu (29/7). Melalui dongeng interaktif, anak-anak diajak menikmati cerita yang mengandung pesan moral dengan cara yang menyenangkan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga menyerap nilai-nilai kebaikan melalui cerita,” ujar salah satu mahasiswa panitia.

Selain pendidikan, sektor kesehatan dan keagamaan juga menjadi bagian penting dari rangkaian pengabdian. Mahasiswa bekerja sama dengan kader desa dalam pelaksanaan Posyandu balita dan remaja. Mereka juga berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan keagamaan, salah satunya Pengajian Diba’ Kubro.

Di bidang pendidikan keagamaan, mahasiswa secara rutin melaksanakan kegiatan mengajar di TPQ setiap sore, Senin hingga Jumat. Program tersebut mendapat apresiasi dari para orang tua karena kehadiran mahasiswa memberikan suasana belajar mengaji yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Kami ingin ilmu yang didapat di bangku kuliah benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat, terutama dalam membangun kepercayaan diri generasi muda,” ungkap salah satu mahasiswa KPM Kelompok 2.

Memasuki akhir pekan, fokus kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas pemuda dan pemberdayaan pelaku UMKM. Mahasiswa menggelar pelatihan Microsoft Excel untuk meningkatkan keterampilan digital masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain itu, mahasiswa melakukan survei UMKM sebagai langkah awal untuk menyusun strategi rebranding produk lokal. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengenali potensi produk sekaligus meningkatkan daya saingnya.

Perhatian juga diberikan kepada kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja melalui seminar “Body Language for Interview” yang menghadirkan Yuk Adila, Guk Yuk Jombang, sebagai pemateri. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi nonverbal, mulai dari kontak mata, gestur, hingga postur tubuh saat menghadapi proses wawancara kerja.

Kolaborasi dengan generasi muda desa juga terus diperkuat melalui rapat persiapan lomba Agustusan bersama Karang Taruna Dusun Cuwalang. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemuda desa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Selain itu, mahasiswa turut mengikuti seminar pranikah di SMA Diponegoro Rejoagung sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan pendidikan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda.

Rangkaian kegiatan pada pekan kedua dan ketiga menunjukkan semakin eratnya sinergi antara mahasiswa KPM, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat. Beragam program yang dilaksanakan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi agenda pengabdian, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, keterampilan, kepemudaan, dan pemberdayaan ekonomi.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, KPM Kelompok 2 UNIPDU optimistis dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Daditunggal. Bagi mahasiswa, rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *