Program Pengabdian UNP Berdampak Tingkatkan Kompetensi Guru PAI melalui AI dan Digital Pedagogy

Lentera Post – Harau, Lima Puluh Kota – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Implementasi Artificial Intelligence (AI) dan Digital Pedagogy Berbasis MGMP untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNP dalam mendukung transformasi pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru di era digital.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di SMP Negeri 3 Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan diikuti oleh guru-guru Pendidikan Agama Islam SMP yang tergabung dalam MGMP PAI Kabupaten Lima Puluh Kota. Turut hadir Pengawas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Lima Puluh Kota, Ketua MGMP PAI, serta tim dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Padang.

Pelaksanaan pengabdian dipimpin oleh Dr. M. Yemmardotillah, M.A. selaku Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, dengan mitra kegiatan Ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Lima Puluh Kota, Gusnida, S.Ag. Tim pengabdian terdiri atas Rani Kartika, M.Pd., Dr. Muhammad Hidayat, M.A., Inggria Kharisma, M.Pd., dan Wulan Rahmadia Novera, serta didukung oleh mahasiswa Ryri Mahesa Putri, S.Pd., Fira, dan Puja Agustin sebagai pendamping selama workshop berlangsung.

Dalam sambutannya, Dr. M. Yemmardotillah menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Padang yang telah memberikan dukungan melalui Program Pengabdian UNP Berdampak Tahun 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LP2M Universitas Negeri Padang atas kepercayaan yang diberikan kepada tim kami untuk melaksanakan Program Pengabdian UNP Berdampak Tahun 2026. Kami juga mengapresiasi MGMP PAI Kabupaten Lima Puluh Kota yang memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan sehingga guru perlu memiliki kompetensi digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran.

“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi mitra yang membantu guru bekerja lebih efektif, efisien, kreatif, dan inovatif. Dengan demikian, guru memiliki lebih banyak waktu untuk berfokus pada proses mendidik dan membimbing peserta didik,” jelas Dr. M. Yemmardotillah.

Selama workshop, peserta memperoleh pendampingan secara langsung dalam memanfaatkan berbagai aplikasi berbasis AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan Canva AI, untuk menyusun modul ajar, media pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), analisis butir soal, serta presentasi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip Digital Pedagogy.

Ketua MGMP Pendidikan Agama Islam SMP Kabupaten Lima Puluh Kota, Gusnida, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Padang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Pelatihan ini memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi guru PAI agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya dalam pembelajaran di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda seiring dengan perkembangan kurikulum dan teknologi pendidikan.

“Guru harus terus belajar dan mengembangkan kompetensinya agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman. Penguasaan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence, menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki guru saat ini,” ujarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode workshop interaktif yang memadukan penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep pemanfaatan AI dalam pendidikan, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran berbantuan AI sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Padang berharap terjalin kolaborasi yang berkelanjutan dengan MGMP Pendidikan Agama Islam SMP Kabupaten Lima Puluh Kota dalam meningkatkan kompetensi guru. Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan tetap berlandaskan nilai-nilai profesionalisme serta etika pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *