Lentera Post — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Riau pada Kamis (24/9/2026) sore hingga malam.
Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut meliputi Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Prakirawan BMKG, Yudhistira M, mengatakan pada pagi hari kondisi udara di Riau diprakirakan kabur hingga berawan. Berdasarkan citra radar cuaca, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian Rokan Hulu, Siak, Bengkalis, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Pada siang hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian Indragiri Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi.
Memasuki sore hingga malam, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Riau.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Potensi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru pada sore atau malam hari,” jelasnya.
Pada dini hari, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang turun di sebagian Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, dan Siak.
Suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau berada dalam kategori rendah.
“Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah,” jelas Yudhistira.
Sementara itu, BMKG mencatat enam titik panas (hotspot) di Riau. Titik panas tersebut tersebar di Indragiri Hilir sebanyak empat titik, sedangkan Rokan Hulu dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik.
Secara keseluruhan, sebanyak 451 titik panas terpantau di wilayah Sumatra. Sumatra Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 160 titik, diikuti Bangka Belitung 125 titik, Jambi 81 titik, dan Lampung 72 titik.
Titik panas lainnya terdeteksi di Riau enam titik, Sumatra Utara dan Kepulauan Riau masing-masing dua titik, serta Aceh, Bengkulu, dan Sumatra Barat masing-masing satu titik.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai perubahan cuaca, khususnya pada sore hingga malam karena terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.












